Blogger news

Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Maret 2014

BAHASA DAN KECERDASAN


Sisi lain yang urgent mengenai karakteristik bahasa dari segi akal adalah relasi bahasa dengan akal. Berfikir merupakan aktivitas otak dan pikiran diungkapkan dengan menggunakan bahasa. Sedangkan bahasa merupakan indikator perangai sesorang. Sehingga kecerdasan seseorang dapat diukur dari bahasanya, secara bahasa sangat sesuai dengan pikiran seseorang.
Kecerdasan merupakan faktor/potensi umum yang harus ada, agar seseorang dapat memanaj (mengatur) pikiran-pikirannya, serta mengungkapkan apa yang terbersit dalam benaknya. Sehubungan dengan kecerdasan umum itu, ada potensi-potensi spesifik, seperti potensi saintifik dan potensi lingual.

Selasa, 12 November 2013

Gambar Sebagai Media Pendidikan



1)        Pengertian Media Gambar
      Gambar oleh Oemar Hamalik diartikan sebagai segala sesuatu yang diwujudkan secara visual dalam bentuk dua dimensi sebagai curahan perasaan atau pikiran, yang terdiri atas lukisan, ilustrasi, karikatur, kartun, poster, gambar, seri, potret, dan slide.[1] Media gambar merupakan suatu sarana pengajaran yang berbentuk gambar yang mengandung makna, situasi, keadaan, peristiwa dan benda. Hingga pepatah cina mengatakan bahwa “sebuah gambar berbicara lebih banyak daripada seribu kata”

Minggu, 10 November 2013

Media Pendidikan



A.    Pengertian Media Pendidikan
          Media berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiah berarti tengah, perantara, pengantar. Dalam bahasa Arab, media adalah perantara (wasa’il) atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan.[1]
          Selain itu Miarso dalam Rudi Susilana dkk, menyatakan bahwa media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, kemauan dan semangat siswa untuk belajar.[2] Sedangkan media pendidikan secara luas diartikan sebagai setiap orang, bahan, alat atau suatu kejadian atau peristiwa yang memantapkan keadaan dan dapat menunjang pencapaian tujuan secara efektif dan efisien yang  memungkinkan siswa memperoleh pelajaran dan pengetahuan  serta keterampilan sikap.[3]

Kamis, 20 Desember 2012

MOTIVASI BELAJAR


A.       Pengertian Motivasi Belajar
Ditinjau dari segi etimologi motivasi berasal dari bahasa latin movere yang berarti bergerak, istilah ini bermakna mendorong, mengarahkan tingkah laku manusia.[1]
Terdapat banyak pengertian motivasi secara terminologi yang diberikan oleh para pakar, diantaranya ialah : 
a.Dalam kamus psikologi, motivasi memiliki dua pengertian
                                  1.         Kontrol bathiniah dengan tingkah laku seperti yang diwakili oleh kondisi-kondisi fisiologis, minat-minat, kepentingan-kepentingan dan aspirasi.
                                  2.         Kecenderungan organisme untuk melakukan sesuatu sikap atau perilaku yang dipengaruhi oleh kebutuhan dan diarahkan kepada tujuan tertentu yang telah direncanakan.[2]
b.      Mc Donald merumuskan bahwa motivasi ialah suatu perubahan energy dalam diri (pribadi) seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan.[3]
c.       Menurut Sumadi Suryabrata motivasi ialah keadaan yang terdapat dalam diri seseorang yang mendorongnya untuk melakukan aktivitas tertentu guna pencapaian suatu tujuan.[4]

Rabu, 19 Desember 2012

PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DENGAN METODE EKLEKTIK


A.      Penegertian Metode Eklektik
Metode Elektic dapat diartikan metode campuran, kombinasi atau gado-gado dalam bahasa Indonesia (metode-metode pilihan).
Teknik Metode Eklektik dapat dilakukan dengan cara menyajikan bahan pelajaran asing didepan kelas dengan melalui bermacam-macam kombinasi beberapa metode, misalnya; metode Direct dan metode Grammar-Translation bahkan dengan metode reading sekaligus sekaligus dipakai/ diterapkan dalam suatu kondisi mengajar.

Selasa, 18 Desember 2012

PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DENGAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF


1.      Pengertian Pendekatan Komunikatif
Sebuah pendekatan yang berusaha mengantarkan anak didik mampu memproduksi/ menyampaikan dan memahami ungkapan yang benar secar gramatikal dan wajar secara sosial.[1]
Pendekatan komunikatif merupakan pendekatan pada pemikiran bahwa kemampuan menggunakan bahasa dalam berkomunikasi merupakan tujuan yang harus di capai dalam pembelajaran bahasa.
Melihat bahwa fungsi utama bahasa adalah komunikasi. Hal ini berarti materi ajar bahasa Arab harus berupa materi yang praktis dan pragmatis, yaitu materi ajar yang biasa dipakai serta dapat dikomunikasikan oleh siswa secara lisan maupun tulisan.[2]

Sabtu, 24 November 2012

KETERAMPILAN MENULIS


        Menulis merupakan proses mengabadikan bahasa dalam bentuk grafis, reprentasi dari kegiatan kegiatan ekspresi bahasa, kegiatan melahirkan buah pikiran dan perasaan dalam bentuk tulisan. Yang pembelajarannya terpusat pada ketrampilan menulis imlak, khot, dan juga insya’.[1]
Diantara keterampilan-keterampilan bahasa, keterampilan menulis adalah keterampilan tertinggi dari empat keterampilan bahasa yang lain. Menulis merupakan salah satu sarana berkomunikasi dengan bahasa antara orang dengan orang lain yang tidak terbatas oleh tempat dan waktu.

Jumat, 23 November 2012

KETERAMPILAN MEMBACA



Dapat dikatakan trampil dalam membaca jika mampu melafalkan teks tulis dengan intonasi dan makhroj yang tepat serta mampu memperoleh atau memahami informasi dari bahasa tulis atau memahami isi apa yang tertulis.[1]  
Membaca pada hakikatnya adalah proses komunikasi antara pembaca dengan penulis melalui teks yang ditulisnya, maka secara langsung di dalamnya ada hubungan kongnitif antara bahasa lisan dengan bahasa tulis
Dalam makna yang lebih luas, membaca tidak hanya terpaku pada kegiatan melafalkan dan memahami makna bacaan dengan baik, yang hanya melibatkan unsur kongnitif dan psikomotorik, namun lebih dari itu, yaitu menyangkut penjiwaan atas isi  suatu bacaan.

KETERAMPILAN BERBICARA


Ketrampilan berbicara bahasa Arab adalah kecekatan dan kecepatan  dalam mengutarakan buah pikiran dan perasaan, serta ketepatan dan kebenaran dalam memilih kosakata dan kalimat dengan bahasa Arab secara lisan.[1]
Pada haikatnya ketrampilan berbicara merupakan kemahiran menggunakan bahasa rumit. Dalam hal ini, kemahiran dikaitkan dengan pengutaraan buah pikiran dan perasaan dengan kata-kata dan kalimat yang benar dan tepat. Jadi ketrampilan ada kaitanya dengan masalah buah pikiran atau pemikiran tentang apa yang harus dikatakan. Selain itu kemahiran juga berkaitan dengan sikap kemampuan mengatakan apa yang telah dipikirkan dan dirasakan dengan bahasa yang benar dan tepat. Jadi ketrampilan berkaitan erat dengan kemampuan sistem leksikal, gramatikal, sematik dan tata bunyi. Semua kemampuan itu memerlukan persediaan kata dan kalimat tertentu yang cocok dengan situasi yang dikehendaki yang didalamnya dibutuhkan banyak latihan lisan.

KEMAHIRAN MENYIMAK


Ketrampilan menyimak adalah kemampuan seseorang dalam mencerna atau memahami kata atau kalimat yang diujarkan oleh mitra bicara atau media tertentu.[1] Istima’/mendengar,mempunyai peran penting dalam hidup kita, karena hanya dengan kemampuan mendengar sarana pertama yang digunakan manusia untuk berhubungan dengan sesama dalam tahapan-tahapan kehidupannya. melalui istima’ kita mengenal mufrodat, bentuk-bentuk jumlah dan tarkib, dan menguasai ketramplan-ketrampilan bahasa yang lain seperti berbicara, membaca, dan juga menulis.

Kamis, 22 November 2012

OPTIMALISASI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB


1.      Pengertian Optimalisasi Pembelajaran Bahasa Arab
Optimalisasi adalah pengoptimalan.[1] Yang dimaksud di sini adalah menjadikan proses pembelajaran Bahasa Arab melalui metode muhadatsah di Madrasah Aliyah Wahab Hasbulloh menjadi lebih terarah. Siswa dikatakan optimal jika pembelajaran Bahasa Arab berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan yang diinginkan oleh Madrasah Aliyah tersebut. Yakni menciptakan generasi yang terampil berbahasa arab khususnya dalam bidang muhadatsah.